Abstrak Beton permeabel bila dikombinasikan dengan geopolimer menunjukkan sifat yang menjanjikan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan sistem perkerasan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan menggabungkan agregat batu kapur dan beton geopolimer. Tiga campuran GPC yang berbeda dirancang menggunakan agregat sedang dan rasio agregat terhadap metakaolin 4, 6, dan 8. Setelah menentukan sifat mekanik secara eksperimental, desain perkerasan dilakukan dengan menghitung kapasitas Beban Gandar Tunggal Ekuivalen (ESAL) maksimum. GPC dan OPCPC menghasilkan hasil kompresi serupa, berkisar antara 4,7 hingga 16,5 MPa. Untuk OPCPC, kuat lentur meningkat seiring dengan menurunnya porositas, mencapai kuat lentur sebesar 2,68 MPa pada porositas 12%. GPC mencapai kekuatan lentur 1,91 MPa untuk porositas yang sama. Laju infiltrasi OPCPC lebih tinggi dibandingkan GPC pada ketiga campuran. Kuat tarik yang dimiliki kedua jenis beton pervious tersebut kurang memadai karena keruntuhan terjadi pada titik terlemahnya sehingga pecah menjadi lebih dari 2 bagian akibat lemahnya ikatan antar lapisan. Desain perkerasan tempat parkir GPC mencapai nilai bantalan ESAL yang dapat diterima untuk ketebalan perkerasan 150 mm, 250 mm, dan 350 mm. GPC merupakan solusi yang menjanjikan untuk perkerasan tempat parkir, karena dapat menahan beban