Abstrak Latar Belakang Shear Wave Elastography (SWE) menawarkan penilaian kekakuan jaringan kuantitatif; namun, penelitian mengenai penerapannya pada splenomegali sebagian besar berfokus pada penyakit hati kronis, dengan eksplorasi terbatas pada penyebab mendasar lainnya dan diferensiasinya. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan temuan elastografi gelombang geser limpa pada pasien dengan splenomegali berdasarkan etiologi sirosis dan non-sirosis. Metode Penelitian cross-sectional ini dilakukan di pusat rujukan radiologi dari bulan September 2020 hingga September 2021. Peserta yang memenuhi syarat termasuk pasien dengan splenomegali yang dikonfirmasi secara radiologis, sedangkan mereka yang memiliki riwayat operasi limpa tidak disertakan. Formulir standar digunakan untuk mengumpulkan data demografi, klinis, dan elastografi. Pasien dikelompokkan menjadi dua kelompok untuk analisis komparatif berdasarkan etiologi splenomegali: penyebab sirosis dan non-sirosis. Hasil Penelitian ini melibatkan 72 peserta, dikelompokkan menjadi kelompok non-sirosis (n = 38, 52,8%) dan sirosis (n = 34, 47,2%). Usia rata-rata adalah 31,65 ± 10,23 tahun, dengan dominasi laki-laki (68,1%). Ukuran limpa secara signifikan lebih besar pada kelompok sirosis (175,79 ± 35,10 mm vs. 162,26 ± 27,67 mm, p <0,05). Rata-rata kekakuan limpa adalah 15,06 ± 2,62 kPa secara keseluruhan, dengan nilai yang sedikit lebih tinggi pada kelompok non-sirosis (15,53 ± 2,37 kPa vs. Kelompok sirosis menunjukkan diameter vena limpa yang lebih lebar (10,35 ± 1,95 mm vs. 9,82 ± 1,37 mm) dan kecepatan maksimum yang lebih tinggi (15,09 ± 2,82 cm/s vs. Namun, temuan SWE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Kesimpulan Kekakuan limpa yang dinilai melalui SWE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara individu sirosis dan non-sirosis dengan splenomegali