📢 Kajian Akademik: Pengasuh sebagai anggota penting tim layanan kesehatan: pembelajaran dari penegakan kebijakan “dilarang pengunjung” selama pandemi COVID-19 di Ontario, Kanada

Kajian Akademik: Pengasuh sebagai anggota penting tim layanan kesehatan: pembelajaran dari penegakan kebijakan “dilarang pengunjung” selama pandemi COVID-19 di Ontario, Kanada

Penulis: Admin Akademik APK | 24 May 2026
Abstrak:

Abstrak Latar Belakang Pandemi COVID-19 menonjolkan pekerjaan para perawat yang tidak terukur dan tidak dibayar. Meskipun semakin banyak pengakuan terhadap perawat sebagai mitra perawatan yang penting, selama pandemi ini, pembatasan “tidak ada pengunjung” di rumah sakit menghalangi perawat untuk menjalankan peran penting mereka dalam sistem layanan kesehatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk lebih memahami dampak pandemi yang lebih luas terhadap perawatan kanker di Ontario, Kanada dengan fokus pada pengalaman pasien kanker, perawat, penyedia layanan kesehatan, dan pengambil keputusan layanan kesehatan (pemimpin di bidang onkologi yang mengarahkan perawatan, mengelola unit, dan/atau mengawasi staf garis depan) untuk menangkap berbagai perspektif tentang pemberian perawatan. Metode Wawancara semi-terstruktur satu lawan satu dan kelompok fokus dilakukan terhadap 32 peserta di dua rumah sakit. Peserta berusia 18 tahun atau lebih dan telah menerima, mendukung, atau memberikan layanan perawatan kanker selama pandemi, di salah satu dari dua lokasi penelitian di rumah sakit. Wawancara dan kelompok fokus direkam secara audio dan video, lalu ditranskrip. Analisis tematik buku kode induktif dilakukan mengikuti enam langkah Braun dan Clarke. Hasil Pengasuh ditemukan menjadi pusat perawatan di rumah sakit yang berpusat pada individu dan keluarga. Ketidakhadiran mereka dan kesenjangan layanan kesehatan menyoroti pekerjaan mereka sebagai bagian integral dari layanan kesehatan komprehensif. Tanpa kehadiran perawat untuk menyerap dan mengkomunikasikan informasi yang kompleks, instruksi sering kali terlewatkan atau disalahpahami oleh pasien. Perawat juga diperlukan untuk membantu advokasi dan navigasi sistem layanan kesehatan yang menantang. Mereka meringankan beberapa beban kerja penyedia layanan kesehatan melalui pekerjaan mereka sebagai kuli angkut, penerjemah, dan dukungan keperawatan dan kesehatan mental—tanggung jawab yang kemudian dilimpahkan ke penyedia layanan kesehatan yang kelebihan kapasitas dan tidak mampu menyerap pekerjaan tambahan tersebut. Kebijakan “tidak ada pengunjung” menciptakan hambatan bagi pengasuh, menyebabkan tekanan moral, dampak emosional yang negatif, dan menciptakan atau mendistribusikan kembali pekerjaan perawatan penting dengan cara yang berbahaya. Kesimpulan Pengecualian pengasuh mengakibatkan beban kerja tambahan bagi penyedia layanan kesehatan. Hal ini memperkuat gagasan bahwa perawat adalah anggota penting dari tim layanan kesehatan di rumah sakit yang kehadirannya memfasilitasi layanan yang lebih efisien dan berkualitas. Ketika penyedia layanan kesehatan tidak mampu menanggung beban pekerjaan ini, kualitas dan pengalaman perawatan pasien sering kali menurun. Oleh karena itu, kehadiran pengasuh sangat penting untuk perawatan berkualitas yang berpusat pada individu dan keluarga

gayam bondowoso sagu cubadak air selatan kertahayu lalowata pastatogel pastatogel unpai pastatogel harum108 harum108 harum108 kostum4d