Abstrak Latar Belakang Bencana menimbulkan tantangan kompleks yang melampaui tanggap darurat darurat, sehingga memerlukan sistem manajemen bencana yang terkoordinasi dengan baik, berketahanan, dan berpusat pada kesehatan. Di negara-negara rawan bencana seperti Türkiye, memahami bagaimana layanan kesehatan, khususnya tim penyelamat medis khusus, berfungsi dalam situasi bencana yang nyata sangat penting untuk mengidentifikasi kesenjangan sistemik dan meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan kapasitas tanggap. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji tantangan manajerial dan organisasi yang dihadapi dalam proses manajemen bencana berdasarkan pengalaman personel UMKE yang pernah bertugas selama berbagai bencana di Türkiye, dan untuk mendapatkan implikasi terhadap penguatan kesiapsiagaan bencana dan kapasitas tanggap. Metode Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian kualitatif. Wawancara mendalam dilakukan dengan para profesional kesehatan yang berpartisipasi dalam tanggap bencana. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, dan temuannya dikategorikan ke dalam lima tema utama: kekurangan logistik dan peralatan; kondisi kerja dan pelatihan; kesadaran sosial; kurangnya koordinasi, komunikasi, dan organisasi; dan struktur kelembagaan dan pemberdayaan lokal. Hasil Temuan menunjukkan bahwa kerusakan jalan menghambat transportasi dan rencana transportasi alternatif tidak memadai. Pelatihan kebencanaan belum sepenuhnya disesuaikan dengan kondisi lapangan. Literasi bencana masyarakat ditemukan rendah. Koordinasi dan komunikasi yang tidak memadai mengganggu intervensi. Selain itu, studi ini mengidentifikasi dukungan psikososial, pendidikan berbasis masyarakat, dan peningkatan kapasitas kelembagaan sebagai komponen penting dalam manajemen bencana yang efektif. Kesimpulan Penelitian ini dirancang untuk menangkap perspektif pribadi para profesional kesehatan yang secara langsung menghadapi bencana dan mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses terkait. Oleh karena itu, laporan ini memberikan kontribusi yang unik dengan menyajikan kerangka kerja manajemen bencana melalui kacamata profesional kesehatan dan dengan menyoroti bidang-bidang yang memerlukan perbaikan bagi para pembuat kebijakan di bidang ini