📢 Kajian Akademik: Evaluasi program vaksinasi pneumokokus yang dipimpin perawat di rumah sakit

Kajian Akademik: Evaluasi program vaksinasi pneumokokus yang dipimpin perawat di rumah sakit

Penulis: Admin Akademik APK | 24 May 2026
Abstrak:

Abstrak Latar Belakang Cakupan vaksinasi pneumokokus pada orang dewasa yang berisiko masih rendah di Perancis. Tujuan kami adalah untuk menilai cakupan vaksinasi pneumokokus sebelum dan sesudah penerapan program vaksinasi yang dipimpin perawat di rumah sakit universitas Perancis, untuk menjelaskan alasan penolakan, dan untuk menilai durasi intervensi perawat sebagai indikator kelayakan dalam praktik rutin. Metode Kami melakukan penelitian observasional retrospektif menggunakan catatan kesehatan dari unit rumah sakit di mana vaksinasi pneumokokus secara sistematis ditawarkan kepada pasien yang tidak divaksinasi selama periode tiga minggu pada tahun 2023. Program yang dipimpin perawat mencakup identifikasi indikasi vaksinasi, konseling pasien mengenai vaksinasi, dan pemberian vaksin langsung di tempat ketika diterima. Regresi logistik multivariabel yang dikenakan sanksi digunakan untuk mempelajari faktor-faktor yang terkait dengan penerimaan vaksin. Hasil Sebanyak 102 pasien dianalisis (usia rata-rata, 68 tahun [56-75]; 66% perempuan). Pada awalnya, cakupan vaksinasi pneumokokus adalah 39%. Di antara pasien yang tidak divaksinasi (n = 62), dua pertiganya menerima vaksinasi, sehingga meningkatkan cakupan keseluruhan menjadi 79%. Pasien yang menerima vaksinasi berusia lebih tua (peningkatan aOR per 10 tahun, 1,98; 95% CI, 1,15–3,87) dan lebih sering berjenis kelamin laki-laki (aOR, 15,4; 95% CI, 1,6–501). Durasi konseling lebih pendek pada pasien yang menerima vaksinasi, dengan 61% menyelesaikan wawancara dalam waktu kurang dari 5 menit. Alasan penolakan yang paling umum adalah kurangnya pengetahuan dan kekhawatiran tentang efek samping, hampir setengahnya secara eksplisit merujuk pada COVID-19. Kesimpulan Program vaksinasi pneumokokus yang dipimpin perawat di rumah sakit secara substansial meningkatkan cakupan vaksinasi, dengan sebagian besar vaksinasi yang diterima selesai dalam waktu 5 menit, mendukung kelayakan strategi ini dalam perawatan rutin

gayam bondowoso sagu cubadak air selatan kertahayu lalowata pastatogel pastatogel unpai pastatogel harum108 harum108 harum108 kostum4d