📢 Kajian Akademik: Dampak dari undang-undang penerimaan wajib yang diperketat terhadap lama tinggal di unit gawat darurat bagi pelaku percobaan bunuh diri

Kajian Akademik: Dampak dari undang-undang penerimaan wajib yang diperketat terhadap lama tinggal di unit gawat darurat bagi pelaku percobaan bunuh diri

Penulis: Admin Akademik APK | 24 May 2026
Abstrak:

Abstrak Latar Belakang Bunuh diri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di Korea Selatan. Unit gawat darurat (ED) adalah kunci dalam perawatan awal bagi pelaku percobaan bunuh diri. Pada bulan Mei 2017, Korea Selatan menerapkan Undang-Undang Kesejahteraan Kesehatan Mental (MHWA), yang memperkuat persyaratan prosedural untuk masuk ke rumah sakit jiwa wajib. Perubahan ini mungkin mempengaruhi proses penerimaan pasien dan lama rawat inap di UGD (LOS). Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara penerapan MHWA dan ED LOS pada pelaku percobaan bunuh diri. Metode Kami melakukan penelitian observasional retrospektif menggunakan database National Emergency Department Information System (NEDIS) dari tahun 2016 hingga 2019. Pasien berusia ≥ 20 tahun yang datang ke pusat kesehatan darurat tingkat I atau II dengan tindakan sengaja melukai diri sendiri (kode ICD-10 X60–X84) dan dirawat atau dipindahkan dimasukkan dalam studi ini. Untuk memperhitungkan Undang-Undang Kesejahteraan Kesehatan Mental (MHWA; 30 Mei 2017) dan amandemen Undang-Undang Layanan Medis Darurat (EMSA) (3 Desember 2017), masa studi dibagi menjadi tiga fase. Median ED LOS dibandingkan menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan analisis post hoc Dunn, dan regresi bahaya proporsional Cox dilakukan dengan menyesuaikan usia dan jenis kelamin. 124 percobaan bunuh diri dianalisis. Median ED LOS untuk pasien yang dirawat di bagian psikiatri adalah 7,4 jam sebelum MHWA dan 7,8 jam setelah penerapannya (P = 0,79). Peningkatan ED LOS yang signifikan secara statistik diamati pada periode setelah amandemen MHWA dan EMSA (median 9,15 jam; P <0,05). Dalam analisis regresi Cox, tidak ada perubahan signifikan yang diamati segera setelah MHWA (HR = 1. 60), sedangkan ED LOS lebih lama pada periode selanjutnya (HR = 0. Kesimpulan Penerapan MHWA tidak berhubungan dengan perubahan langsung yang signifikan secara statistik pada ED LOS pada pelaku percobaan bunuh diri. Peningkatan ED LOS yang diamati selama periode penelitian selanjutnya kemungkinan besar mencerminkan pengaruh gabungan dari perubahan kebijakan yang terjadi secara bersamaan dan faktor tingkat sistem yang lebih luas, bukan hanya MHWA saja

gayam bondowoso sagu cubadak air selatan kertahayu lalowata pastatogel pastatogel unpai pastatogel harum108 harum108 harum108 kostum4d