📢 Kajian Akademik: Irama sirkadian pada penyakit kardiovaskular: perspektif baru tentang crosstalk antar organ

Kajian Akademik: Irama sirkadian pada penyakit kardiovaskular: perspektif baru tentang crosstalk antar organ

Penulis: Admin Akademik APK | 23 May 2026
Abstrak:

Penyakit kardiovaskular (CVD) merupakan krisis kesehatan global, bertanggung jawab atas sekitar 31% dari semua penyebab kematian, dan semakin bermanifestasi sebagai kelainan multisistem yang melibatkan penyakit penyerta kardio-serebral, kardio-hepatik, dan kardio-ginjal, yang dikonsep sebagai paradigma kardiovaskular-ginjal-hepatik-otak. Ulasan ini menyatukan bukti yang menunjukkan bahwa gangguan sirkadian (CD) berfungsi sebagai mekanisme penting yang mendasari interaksi antar organ ini. Jam utama nukleus suprachiasmatic menyinkronkan osilator perifer di seluruh organ, mengoordinasikan ritme transkriptomik dan fisiologis; Namun, ketidakselarasan karena gangguan tidur, waktu makan yang tidak teratur, atau kerja shift menyebabkan ketidaksinkronan internal. Gangguan ini menyebar melalui jalur bersama, termasuk ketidakseimbangan sistem saraf otonom, fluktuasi hormonal, dishomeostasis metabolik, peradangan sistemik, dan disbiosis mikrobiota usus. Misalnya, CD memperburuk lonjakan tekanan darah di pagi hari dan risiko trombosis pada komorbiditas kardio-serebral, mengganggu metabolisme lipid dan sensitivitas insulin pada hubungan kardio-hepatik, dan mengganggu regulasi penanganan elektrolit dan tekanan darah pada sindrom kardio-ginjal dalam kerangka metabolisme kardiovaskular-ginjal. Tinjauan ini menyoroti sifat dua arah dari hubungan ini, di mana kerusakan organ akhir semakin mengganggu ritme sirkadian. Yang penting, strategi kronoterapi, seperti pembatasan waktu makan untuk menyelaraskan asupan nutrisi dengan fase aktif atau pemberian obat antihipertensi sebelum tidur, menunjukkan harapan dalam mengembalikan ritme sirkadian dan mengurangi disfungsi multi-organ. Perspektif kronobiologis ini menggarisbawahi kebutuhan untuk mengintegrasikan dimensi temporal ke dalam pengelolaan CVD, beralih dari pandangan yang berpusat pada organ ke pendekatan berbasis jaringan yang menargetkan sinkronisasi sirkadian untuk pengobatan yang dipersonalisasi

gayam bondowoso sagu cubadak air selatan kertahayu lalowata pastatogel pastatogel unpai pastatogel harum108 harum108 harum108 kostum4d